muhammadiyah.or.id 

Sepenggal Kisah Heroik Nyai Ahmad Dahlan

MUHAMMADIYAH.ID, YOGYAKARTA — Ketika Nyai Ahmad Dahlan (Siti Walidah) berkuda sendiri menempuh jarak 120,4 km dari Yogyakarta menuju Batur, Banjarnegara melewati Gunung Dieng untuk menyebarkan ajaran agama Islam kepada warga Muhammadiyah dan masyarakat umum di sana.

Dalam catatanYunus Anis, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah periode 1959-1962, Nyai Ahmad Dahlan berkuda menuju Batur terjadi pada tahun 1927 untuk menghadiri undangan bertabligh disana. Kejadian tersebut menjadi contoh keberhasilan Muhammadiyah dalam mengentaskan persoalan gender dalam agama Islam dan budaya Indonesia (Jawa).

Kisah heroik lain yang ditorehkan Nyai Dahlan adalah ketika menemani sang suami, KH Ahmad Dahlan datang memenuhi undangan ke Banyuwangi. Sebelum berangkat ke Banyuwangi, Kiai Dahlan sempat diancam akan dihadang dan dibunuh. Jika Ahmad Dahlan tetap meneruskan niatnya untuk berangkat ke Banyuwangi, ia akan kembali dipulangkan jasadnya tanpa nyawa. Sehingga istri yang menemaninya akan dijadikan budak oleh pihak yang mengancamnya.

Namun ancaman tersebut tidak berhasil ‘menciutkan’ nyali KH Dahlan dan Nyai Dahlan, 

Related posts

Leave a Comment